Senin, 29 Oktober 2012

10 Tempat Paling Angker di Indonesia

Posted by : Dewi Kurnia Madya N di 07.35

1. RUMAH PONDOK INDAH

Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak
dan perempuan. Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan
di akhir September 2002 tentang hilangnya
seorang tukang nasi goreng di depan rumah
kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan
karena di depan rumah tersebut hanya
tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi
goreng tersebut hendak mengantar nasi
goreng yang dipesan oleh seorang
perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak
pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah
itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan
bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak
orang yang lewat kerap melihat jelmaan
hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu
perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah
tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu
lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat
bermalam para tunawisma. Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32),
penjual gulai dan soto di sekitar Pondok
Indah, mengaku pernah melihat hantu yang
menyerupai bapak-bapak hilir-mudik di
halaman depan rumah ini.

2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK

Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-
Sel. Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya
merupakan fasilitas olah raga dan bersantai
yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh
pepohonan yang asri. Hanya saja, tidak
banyak orang yang memanfaatkan fasilitas
ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari. Konon
pada malam hari, warga kerap melihat
kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat. Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang
yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi
Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman
Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios
rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang
sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena mengaku melihat
genderuwo. Setiap kali berjaga malam,
Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas
selama 3 tahun di Taman Langsat, sering
mencium bau-bau aneh dan mendengar
suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.

3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis
di sebelah salah satu club terkemuka di
daerah ini. Fenomena: Hantu anak kecil Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang
anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang
sedang digunakan untuk merebus kentang.
Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium
aroma kentang rebus dan mendengar suara
anak kecil menangis. Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios
rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997.
Agip mengaku sering mencium aroma
kentang rebus, terutama menjelang malam,
meskipun rumah kosong ini sempat ramai
karena disewa oleh ekspatriat.

4. LINTASAN KERETA BINTARO

Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan Fenomena: Makhluk menyeramkan korban
tabrakan kereta Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi
kecelakaan kereta yang menewaskan
ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara,
Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah
berulang kali terjadi kecelakaan yang
memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar
suara orang menangis dan menjerit. Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang
bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat
makhluk yang wujudnya seperti orang
berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah
bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini
tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan
pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu
makhluk serupa perempuan Belanda di
zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di
rel.

5. JEMBATAN ANCOL

Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan
goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain
sekitar Ancol, Jak-Ut Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol
(populer dengan sebutan Maryam setelah
kisahnya diangkat ke layar kaca) Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol
didatangi seorang perempuan yang meminta
dilukis. Ketika pelukis baru menggambar
setengah bagian tubuhnya, perempuan itu
menghilang. Warga percaya bahwa
perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun
sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah
Ancol masih berupa empang-empang,
seorang pendayung perahu pernah bertemu
dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu
malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat
dari Kostan Simatupang (65), seorang
fotografer keliling di Ancol, teman dari
pendayung perahu tadi. Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di
dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah
melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka
pertama kali kios rokoknya di sini pada
1990, tepatnya di samping jembatan goyang.
Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak
gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang
perempuan. Ketika sudah agak jauh,
perempuan itu berbalik arah menghampiri
kios Anshori sembari tersenyum. Anshori
menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori
dengan perempuan itu kira-kira 50 cm.
Menurut Anshori, perempuan itu berwajah
manis, serta memakai kemeja kuning dan
rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja
apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin
perempuan itu adalah Si Manis Jembatan
Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori
merasa dagangannya kian laku dan
rejekinya semakin lancar.

6. KLENDER


Lokasi: Klender, Jak-Tim Fenomena: Makhluk korban kebakaran
kerusuhan Mei 1998. Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada
salah satu pertokoan di daerah Klender yang
dijarah dan dibakar massa . Kebakaran ini
menyebabkan ratusan korban jiwa, di
antaranya pegawai pertokoan, pengunjung,
dan para penjarah. Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak
kejadian aneh, misalnya, segerombolan
orang menyetop angkot di depan pertokoan,
ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua
penumpang angkot tersebut wajahnya
berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini dibangun dan ramai kembali di
tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian
mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena
warga masih menghormati dan
memperingati hari berkabung setiap tanggal
14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah
booth telepon koin di halaman pertokoan
pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan
ditemani oleh sosok lain di dekat Anda.
Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan
sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut. Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada
2002, bersama dua orang sepupunya
melakukan ghost-hunting di basement salah
satu pertokoan di daerah Klender. Saat itu
hari Rabu malam, ia membakar kemenyan
dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi tercium bau
daging terbakar yang sangat menyengat.
Tak berapa lama kemudian, muncullah dua
sosok makhluk yang satu penuh darah di
sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus
terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.

7. TEROWONGAN CASABLANCA

Lokasi: Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di
antaranya nenek-nenek bersama cucunya
dan perempuan cantik. Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan,
terowongan Casablanca terbilang angker.
Menurut beberapa warga Casablanca , ketika
pembongkaran kuburan tersebut, bahkan
ada 1 jenazah yang masih utuh. Dari
terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi
kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk
akal. Biasanya karena pengendara motor
atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-
tiba menyeberang di hadapan kendaraannya,
sehingga pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan. Menurut warga, ada baiknya ketika
melewati terowongan ini, pengemudi
kendaraan membunyikan klakson untuk
“menyapa” penghuni terowongan. Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya
ada yang menggantung diri dengan spanduk
di sini. Jadilah tempat ini semakin angker. Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43),
warga yang tinggal di dekat terowongan
Casablanca, warga kerap mendengar suara
tangisan, ketika sumber bunyi dihampiri,
suara itu berpindah-pindah.

8. LUBANG BUAYA

Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura
penyiksaan yang masih terasa. Sejarah: Pada 30 September 1965 ,
ditemukan jenazah 6 brang jenderal dan
seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur
ini. Di sebelah sumur tersebut, terdapat
ruang yang 7 di dalamnya terisi patung
patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan terhadap
ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan
tadi terdapat dua rumah lengkap dengan
perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut
sebagai pos komando dan dapur umum
pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen Pancasila Sakti untuk menghormati
jasa ketujuh pahlawan tadi. Testimonial: Hartono (48), warga Lubang
Buaya, sudah tak asing lagi dengan cerita
penampakan di sekitar lokasi museum dan
sumur. Dia banyak mempunyai teman yang
bercerita pernah melihat sosok kuntilanak
bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah menyaksikan
sendiri. Seorang petugas penjaga loket
Sumur Maut yang tidak mau disebutkan
namanya mengaku pernah mendengar suara
derap sepatu boots seperti tentara yang
sedang berbaris di suatu malam

9. TPU JERUK PURUT

Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak,
kuntilanak-laki, and if you ’re lucky , Pastur Kepala Buntung. Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga
makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga
malam melihat sesosok pastur tak berkepala
melintas di antara makam. Pastur itu
menenteng kepalanya sendiri dan di
belakangnya, ikut seekor a n j i n g. Konon, pastur ini “salah pulang”. Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit
Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU
Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri
Saputra, penjaga makam yang melihat pastur
kepala buntung itu, hingga kini masih
menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut.
Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian
menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini
“Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika
Anda ingin menemui pastur legendaris ini,
Anda harus datang pada malam Jumat
dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga). Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34),
juniornya Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal
di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya
adalah pegawai Pemda
yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD
(1986), Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti
jejak ayahnya. Menurut Asmari, pengalaman
bertemu dengan makhluk-makhluk gaib
merupakan hal yang biasa baginya; mulai
dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak
laki, dan lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang
Pastur Kepala Buntung. “Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, ” tutur Asmari. Ketika sedang ronda, Asmari pernah
ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh
makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman
Asmari bertemu dengan makhluk gaib, yang
paling menarik adalah ketika bertemu
dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang
ke rumah bersama ayahnya. Mereka melihat seorang anak kecil telanjang
bulat berlarian di antara makam sambil
tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak
meminta uang pada Asmari. Asmari heran
karena anak itu tak dikenalnya, sementara
ia mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya
ada satu kampung yang penduduknya tidak
terlalu banyak. Ketika ditanya latar
belakangnya, anak kecil mi malah lari ke
dalam keramat, sebuah rumah makam
tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak,
anak itu menghilang.

10. RS DI JALAN SALEMBA Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus Fenomena: Suster ngesot Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster
Ngesot. Selai itu, banyak juga kasus
penampakan yang terjadi di bangunan rumah
sakit yang cukup tua ini. Testimonial: Menurut petugas Secure Parking
yang tidak mau disebutkan namanya, setiap
malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang
mengetuk pos pintu masuk yang terletak di
dekat rumah duka. Namun ketika dicek,
tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika dicek
juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang
berjaga malam pernah menemui sosok
perempuan. Ketika melihat sosok ini,
mereka seperti tersihir dan tidak bisa
berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.

0 komentar:

Posting Komentar

10 Tempat Paling Angker di Indonesia

1. RUMAH PONDOK INDAH

Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak
dan perempuan. Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan
di akhir September 2002 tentang hilangnya
seorang tukang nasi goreng di depan rumah
kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan
karena di depan rumah tersebut hanya
tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi
goreng tersebut hendak mengantar nasi
goreng yang dipesan oleh seorang
perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak
pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah
itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan
bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak
orang yang lewat kerap melihat jelmaan
hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu
perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah
tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu
lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat
bermalam para tunawisma. Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32),
penjual gulai dan soto di sekitar Pondok
Indah, mengaku pernah melihat hantu yang
menyerupai bapak-bapak hilir-mudik di
halaman depan rumah ini.

2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK

Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-
Sel. Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya
merupakan fasilitas olah raga dan bersantai
yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh
pepohonan yang asri. Hanya saja, tidak
banyak orang yang memanfaatkan fasilitas
ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari. Konon
pada malam hari, warga kerap melihat
kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat. Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang
yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi
Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman
Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios
rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang
sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena mengaku melihat
genderuwo. Setiap kali berjaga malam,
Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas
selama 3 tahun di Taman Langsat, sering
mencium bau-bau aneh dan mendengar
suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.

3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis
di sebelah salah satu club terkemuka di
daerah ini. Fenomena: Hantu anak kecil Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang
anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang
sedang digunakan untuk merebus kentang.
Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium
aroma kentang rebus dan mendengar suara
anak kecil menangis. Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios
rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997.
Agip mengaku sering mencium aroma
kentang rebus, terutama menjelang malam,
meskipun rumah kosong ini sempat ramai
karena disewa oleh ekspatriat.

4. LINTASAN KERETA BINTARO

Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan Fenomena: Makhluk menyeramkan korban
tabrakan kereta Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi
kecelakaan kereta yang menewaskan
ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara,
Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah
berulang kali terjadi kecelakaan yang
memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar
suara orang menangis dan menjerit. Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang
bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat
makhluk yang wujudnya seperti orang
berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah
bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini
tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan
pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu
makhluk serupa perempuan Belanda di
zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di
rel.

5. JEMBATAN ANCOL

Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan
goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain
sekitar Ancol, Jak-Ut Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol
(populer dengan sebutan Maryam setelah
kisahnya diangkat ke layar kaca) Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol
didatangi seorang perempuan yang meminta
dilukis. Ketika pelukis baru menggambar
setengah bagian tubuhnya, perempuan itu
menghilang. Warga percaya bahwa
perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun
sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah
Ancol masih berupa empang-empang,
seorang pendayung perahu pernah bertemu
dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu
malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat
dari Kostan Simatupang (65), seorang
fotografer keliling di Ancol, teman dari
pendayung perahu tadi. Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di
dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah
melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka
pertama kali kios rokoknya di sini pada
1990, tepatnya di samping jembatan goyang.
Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak
gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang
perempuan. Ketika sudah agak jauh,
perempuan itu berbalik arah menghampiri
kios Anshori sembari tersenyum. Anshori
menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori
dengan perempuan itu kira-kira 50 cm.
Menurut Anshori, perempuan itu berwajah
manis, serta memakai kemeja kuning dan
rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja
apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin
perempuan itu adalah Si Manis Jembatan
Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori
merasa dagangannya kian laku dan
rejekinya semakin lancar.

6. KLENDER


Lokasi: Klender, Jak-Tim Fenomena: Makhluk korban kebakaran
kerusuhan Mei 1998. Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada
salah satu pertokoan di daerah Klender yang
dijarah dan dibakar massa . Kebakaran ini
menyebabkan ratusan korban jiwa, di
antaranya pegawai pertokoan, pengunjung,
dan para penjarah. Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak
kejadian aneh, misalnya, segerombolan
orang menyetop angkot di depan pertokoan,
ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua
penumpang angkot tersebut wajahnya
berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini dibangun dan ramai kembali di
tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian
mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena
warga masih menghormati dan
memperingati hari berkabung setiap tanggal
14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah
booth telepon koin di halaman pertokoan
pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan
ditemani oleh sosok lain di dekat Anda.
Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan
sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut. Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada
2002, bersama dua orang sepupunya
melakukan ghost-hunting di basement salah
satu pertokoan di daerah Klender. Saat itu
hari Rabu malam, ia membakar kemenyan
dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi tercium bau
daging terbakar yang sangat menyengat.
Tak berapa lama kemudian, muncullah dua
sosok makhluk yang satu penuh darah di
sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus
terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.

7. TEROWONGAN CASABLANCA

Lokasi: Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di
antaranya nenek-nenek bersama cucunya
dan perempuan cantik. Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan,
terowongan Casablanca terbilang angker.
Menurut beberapa warga Casablanca , ketika
pembongkaran kuburan tersebut, bahkan
ada 1 jenazah yang masih utuh. Dari
terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi
kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk
akal. Biasanya karena pengendara motor
atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-
tiba menyeberang di hadapan kendaraannya,
sehingga pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan. Menurut warga, ada baiknya ketika
melewati terowongan ini, pengemudi
kendaraan membunyikan klakson untuk
“menyapa” penghuni terowongan. Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya
ada yang menggantung diri dengan spanduk
di sini. Jadilah tempat ini semakin angker. Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43),
warga yang tinggal di dekat terowongan
Casablanca, warga kerap mendengar suara
tangisan, ketika sumber bunyi dihampiri,
suara itu berpindah-pindah.

8. LUBANG BUAYA

Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura
penyiksaan yang masih terasa. Sejarah: Pada 30 September 1965 ,
ditemukan jenazah 6 brang jenderal dan
seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur
ini. Di sebelah sumur tersebut, terdapat
ruang yang 7 di dalamnya terisi patung
patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan terhadap
ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan
tadi terdapat dua rumah lengkap dengan
perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut
sebagai pos komando dan dapur umum
pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen Pancasila Sakti untuk menghormati
jasa ketujuh pahlawan tadi. Testimonial: Hartono (48), warga Lubang
Buaya, sudah tak asing lagi dengan cerita
penampakan di sekitar lokasi museum dan
sumur. Dia banyak mempunyai teman yang
bercerita pernah melihat sosok kuntilanak
bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah menyaksikan
sendiri. Seorang petugas penjaga loket
Sumur Maut yang tidak mau disebutkan
namanya mengaku pernah mendengar suara
derap sepatu boots seperti tentara yang
sedang berbaris di suatu malam

9. TPU JERUK PURUT

Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak,
kuntilanak-laki, and if you ’re lucky , Pastur Kepala Buntung. Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga
makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga
malam melihat sesosok pastur tak berkepala
melintas di antara makam. Pastur itu
menenteng kepalanya sendiri dan di
belakangnya, ikut seekor a n j i n g. Konon, pastur ini “salah pulang”. Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit
Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU
Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri
Saputra, penjaga makam yang melihat pastur
kepala buntung itu, hingga kini masih
menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut.
Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian
menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini
“Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika
Anda ingin menemui pastur legendaris ini,
Anda harus datang pada malam Jumat
dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga). Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34),
juniornya Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal
di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya
adalah pegawai Pemda
yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD
(1986), Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti
jejak ayahnya. Menurut Asmari, pengalaman
bertemu dengan makhluk-makhluk gaib
merupakan hal yang biasa baginya; mulai
dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak
laki, dan lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang
Pastur Kepala Buntung. “Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, ” tutur Asmari. Ketika sedang ronda, Asmari pernah
ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh
makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman
Asmari bertemu dengan makhluk gaib, yang
paling menarik adalah ketika bertemu
dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang
ke rumah bersama ayahnya. Mereka melihat seorang anak kecil telanjang
bulat berlarian di antara makam sambil
tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak
meminta uang pada Asmari. Asmari heran
karena anak itu tak dikenalnya, sementara
ia mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya
ada satu kampung yang penduduknya tidak
terlalu banyak. Ketika ditanya latar
belakangnya, anak kecil mi malah lari ke
dalam keramat, sebuah rumah makam
tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak,
anak itu menghilang.

10. RS DI JALAN SALEMBA Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus Fenomena: Suster ngesot Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster
Ngesot. Selai itu, banyak juga kasus
penampakan yang terjadi di bangunan rumah
sakit yang cukup tua ini. Testimonial: Menurut petugas Secure Parking
yang tidak mau disebutkan namanya, setiap
malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang
mengetuk pos pintu masuk yang terletak di
dekat rumah duka. Namun ketika dicek,
tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika dicek
juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang
berjaga malam pernah menemui sosok
perempuan. Ketika melihat sosok ini,
mereka seperti tersihir dan tidak bisa
berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.

0 komentar:

Posting Komentar

 

❤ Designed by Rinda's Template ❤ Image by KF-Studio ❤ Author by Your Name Here :)